A. Sejarah singkat berdirinya teater teh Jogjakarta.
Beberapa orang berkumpul di kadipaten kidul membicarakan banyak hal berkaitan dengan seni teater dan kebudayaan sembari minum teh.. Dalam proses diskusi tersebut kami menemukan banyak sekali kekurangan dari seni peran dan banyak sekali pertunjukan yang hanya dilakukan oleh komunitas atau orang – orang yang itu – itu saja di tambah lagi dengan minimnya referensi tentang seni peran di negeri ini. Hal tersebut memicu kami untuk memunculkan gagasan membentuk sebuah komunitas baru yang bergerak di bidang seni pertunjukan teater serta bagaimana mendokumentasikan petunjukan tidak hanya sekedar dokumentasi foto maupun rekaman video tetapi juga dokumentasi serta penelitian yang tertulis sehingga dapat di pelajari oleh orang lain.
Pada tanggal 14 november 2008 komunitas berdiri dengan nama Teater Teh jogjakarta. Nama Teh dipilih karena selain teh menjadi teman diskusi kami teh juga mempunyai arti filosofis bagi kami. Teh dapat di ibaratkan sebagai sebuah tanaman yang paling di cari oleh orang – orang dan teh juga tidak membedakan latar belakang sosial, agama, warna kulit, dan gender selain hal itu teh juga melambangkan kebersamaan, keramahan, tradisi dan kebudayaan. Teh menjadi symbol bagi kami untuk selalu terus berpijak pada humanisme, respect, tradisi dan kebudayaan.
B. VISI
Mencari dan Mengembangkan seni pertunjukan dan kebudayaan melalui pertunjukan teater dan pengkajian seni pertunjukan dengan melakukan penelitian berkaitan dengan seni pertunjukan.
C. MISI
Sebagai tempat bagi anggotanya untuk berkarya menuangkan ide, perasaan keinginan sesuai dengan azas dan nafas organisasi.
Melestarikan serta mengembangkan seni budaya luhur bangsa indonesia
mengembangkan penelitian – penelitian yang berguna bagi perkembangan seni khususnya seni teater.
Tempat pendidikan seni pertunjukan.